Connect with us

Untuk Hari Buruh

hari buruh

Catatan

Untuk Hari Buruh

Sebagai penyandang status buruh harian lepas di KTP, aku tidak banyak keinginan untuk merayakan may day, atau hari buruh yang katanya bertepatan di hari ini, 1 Mei. Aku selalu berusaha mencukupkan semua penghasilanku untuk menghidupi keluarga dan bersedekah bahkan menyiapkan untuk masa depan. Meskipun kenyataannya penghasilanku tidak sebesar para pengusaha. Tak ada hal yang membuat aku mengeluh.

Tetapi terlalu egois dan apatis jika aku harus hidup sendirian. Karena di luar sana, ada teriakan para buruh yang merasakan ketidakadilan di tiap-tiap perusahaan yang mereka naungi. Demonstrasi, aksi, dan unjuk gigi pun seringkali menghiasi televisi-televisi akibat dari perlakuan tidak adil itu. Sebagai seorang buruh, aku sebenarnya tidak bisa diam, tapi apa daya tangan tak sampai. Ikut demo aku tak bisa.

Aku doakan supaya segala urusan buruh di dunia ini menjadi lebih baik. Jika ada banyak ketimpangan yang menjepit gajih buruh, aku harap segera dapat dibongkar dan semua buruh di dunia ini mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya. Dan aku harap, seorang buruh tidak harus ikut-ikutan gaya hidup para pengusaha, karena itu akan semakin menyengsarakan. Seorang buruh cukuplah dengan penghasilannya. Bersabar menjalani hidup, bersyukur dan senantiasa berlaku adil serta bersikap jujur.

Continue Reading
Advertisement

Mencoba menulis apa yang ditemukan dalam kehidupan dan berharap semua karya ini abadi. Bermanfaat dan dapat menjadi media untuk mengasah kemampuan menulis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Catatan

To Top