Pendakian Gunung Raung Jalur Kalibaru Jawa Timur

pendakian gunung raung

Pada bulan juli 2013 saya berencana untuk mendaki gunung slamet di jawa tengah, tetapi seorang teman mengajak saya melakukan pendakian ke gunung raung jalur kalibaru jawa timur. Sebenarnya pengetahuan saya tentang gunung raung tidak banyak, sehingga saya sama sekali tidak tertarik.

Setelah googling, ketertarikan saya berbalik arah. Ternyata gunung raung via kalibaru cukup memberikan saya rasa penasaran untuk bisa mencapai puncaknya. Saya juga sempat melihat beberapa video di youtube tentang jalur gunung raung via kalibaru ini dan pada akhirnya saya sepakat untuk ikut serta dalam pendakian gunung raung jalur kalibaru jawa timur.

Pendakian Gunung Raung Jalur Kalibaru

pendakian gunung raung

Mungkin bedanya ketika melakukan pendakian gunung raung dan gunung yang sebelumnya pernah saya daki adalah harus memakai perlengkapan panjat tebing, seperti harnest, carabiner dll. Karena jalur cukup terjal dan apabila kita terpeleset sedikit saja, bisa mengakibatkan kita terjatuh ke dalam jurang yang cukup dalam.

Itu adalah hal baru bagi saya, dan tentunya memberikan kesan yang cukup berarti, bahwa mungkin saja jalur kalibaru ini memang membutuhkan tenaga ekstra, ketelitian, kesabaran dan keterampilan dalam perjalanan menuju puncaknya.

Jarak tempuh dan lama pendakian:

Selasa , 13 Agustus 2013
Jam 22.30 wib berangkat dari tasikmalaya menggunakan kereta api, sampai di stasiun gubeng Surabaya jam 10.30 wib.

Rabu, 14 Agustus 2013
Jam 12.00 wib melanjutkan perjalanan menuju kalibaru, sampai di kalibaru jawa timur jam 20.30 wib.

Kamis, 15 Agustus 2013
Jam 09.30 dari desa wonorejo kalibaru mulai berjalan untuk mencapai pos 2 gunung raung. Tiba di pos 2 jam 17.00 wib. Kami mendirikan tenda menjadikan pos 2 sebagai camp 1.

Jumat, 16.00 Agustus 2013
Jam 09.00 berangkat dari pos 2, sampai di pos 4 jam 20.30 wib. Dari sini kami mendirikan kembali (camp 2).

Sabtu, 17 Agustus 2013
Jam 08.00 wib, mulai mendaki jalur terjal gunung raung. Sampai di puncak sejati jam 12.00 wib. Kembali turun pada jam 14.00 dan sampai di pos 4 jam 17.00 wib

Minggu, 18 Agustus 2013
Jam 08.00 langsung bergegas turun dan sampai kembali di desa wonorejo pada jam 20.00 wib.

Senin, 19 Agustus 2013
Jam 10.00 dari kalibaru naik bus sampai ke jember, lanjut ke Surabaya, Yogyakarta dan sampai di tasikmalaya jam 13.00 wib menggunakan bus pada tangal 20 agustus 2013 hari selasa.

Dalam kegiatan pendakian gunung raung jalur kalibaru ini, banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan. Tentang kekompakan tim, bagaimana bisa mengatur waktu, mengkondisikan diri dalam masa sulit serta mendidik diri untuk tidak sombong. Dalam perjalanan menuju puncak sejati, saya tidak sendirian. Saya bersama teman-teman dari tasikmalaya, surabaya, gresik, jakarta dan malang. Meskipun kita satu tujuan untuk mencapai puncak, tetapi kami semua memiliki kepentingan sendiri-sendiri dan itu sangat memberikan pelajaran bagi saya.

Gunung raung dengan puncak sejatinya sangat menguras tenaga dan fikiran saya. Rasa sakit, dingin, lapar dan emosi yang datang dalam perjalanan menuju puncak menjadikan saya pribadi yang tersadarkan akan kekuatan tuhan dan alam semestanya. Kita terlalu sombong dengan apa yang kita raih, bahkan semenjak kita tiba di kaki gunung kita adalah manusia yang datang dengan kesombongan. Untuk apa kita mendaki gunung? “Bukanlah gunung yang kita taklukan, melainkan diri kita sendiri yang harus kita kalahkan” dengan begitulah keberadaan tuhan, alam semesta dan kehidupan ini dapat dilihat secara agung.