Pendakian Gunung Gede Pangrango

gunung gede pangrango

Gunung Gede Pangrango Jalur Cibodas Jawa Barat adalah satu dari tiga jalur yang ada, dan merupakan jalur paling populer di kalangan pendaki gunung indonesia. Sekarang bukan berita baru lagi, apabila mendengar kabar membludaknya jumlah pendaki yang berkunjung ke gunung gede pangrango via cibodas ini.

Gunung gede pangrango memang dikenal dengan pesona puncak dan alamnya yang bersih, serta terdapat beberapa tempat bunga edelwiess tumbuh yang semakin menarik perhatian para pendaki dan kalangan anak muda yang masih baru dalam dunia pendakian gunung.

Dari tahun ke tahun jumlah pendaki yang berkunjung semakin bertambah, dan dengan bertambahnya jumlah pendaki tersebut membuat sampah yang di tinggalkan semakin banyak. Sampai akhirnya, pengurus Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memberikan peraturan tegas dengan membatasi jumlah pendaki dan penutupan dari kunjungan para pendaki sebagai upaya untuk tetap menjaga kelestarian alamnya.

Gunung Gede Pangrango

Ketinggian: Gunung Gede: 2.958mdpl Gunung Pangrango: 3.019mdpl
Letak: Kabupaten Bogor, cianjur, sukabumi
Jalur Pendakian: Cibodas, Gunung Putri dan Salabintana

Untuk bisa mendaki gunung ini, harus membooking hari pendakian. Caranya bisa datang langsung ke cibodas atau pendaftaran juga bisa dilakukan secara online di website resmi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Persyaratan meliputi: batas waktu pendakian yang ditentukan oleh pihak TNGP, identitas lengkap (KTP) dan administrasi.

Batas waktu booking adalah 3 hari sebelum pendakian, dan apabila tidak ingin kehabisan ijin untuk mendaki, sebaiknya membooking dari jauh-jauh hari minimal seminggu sebelum pendakian. Satu lagi, sebelum melakukan pendakian wajib menunjukan surat ijin, pemeriksaan barang bawaan dan pada saat turun gunung, sampah harus di bawa kembali ke bawah. 

Pendakian Gunung Gede Pangrango Jalur Cibodas

pendakian gunung gede pangrango

Mengetahui gunung gede pangrango setelah membaca dari website resmi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dan beberapa cerita dari blog-blog para pendaki lengkap dengan foto-fotonya.

Selain dari internet saya juga tahu gunung ini dari buku tentang norman edwin dengan judul “Jejak Beruang Gunung” oleh Ganezh, dan dari puisinya Soe Hok Gie yang mengisahkan mandalawangi sebagai tempat yang sering di kunjunginya. Berawal dari informasi-informasi tersebut saya menjadi ingin sekali mendaki gunung gede pangrango ini.

Setelah penantian berbulan-bulan, terkendala dengan ijin dari kantor dan beberapa keperluan yang tidak bisa di tinggalkan, akhir nya pada bulan mei 2013 saya bisa berangkat kesana. Bersama teman-teman dari tasikmalaya, saya bisa merasakan alam gede pangrango dan merasakan pula betapa repotnya sistem booking pada saat itu.

Jum’at 24 Mei 2013
Dari cibodas, setelah beres mengurus surat perijinan yang kami daftarkan seminggu sebelum hari pendakian dan membayar administrasi. Kami berangkat pada jam 08.00 WIB, dan sampai di di puncak gunung pangrango pada jam 20.30 dan sampai di lembah mandalawangi pada jam 21.00 WIB. Di mandalawangi kami mendirikan tenda

Sabtu 25 Mei 2013
Jam 08.00 WIB, berangkat dari mandalawangi menuju puncak gunung gede. Dan tiba di puncak gunung gede pada jam 18.00 WIB. Langsung turun menuju Alun alun surya kencana, saat itu turun hujan dan tiba di Alun Alun Surya Kencana jam 20.00WIB. Kami mendirikan tenda

Minggu 26 Mei 2013
Dari Alun Alun Surya Kencana berangkat jam 09.00 WIB, memutuskan untuk turun memalui jalur salabintana. Cuaca juga tidak mendukung, hujan turun dan kami tiba di pondok halimun jam 17.00 WIB.