Keluar Dari Situasi Survival Saat Tersesat di Gunung

Keluar dari situasi survival

Berusaha sekuat tenaga adalah keutamaan untuk dapat keluar dari situasi survival. Sebisa mungkin cepat mencari hubungan dengan team S.A.R dan lingkungan masyarakat terdekat. Suatu tindakan yang sangat bijaksana apabila seorang survivor dapat memberikan tanda-tanda jejak yang mudah dibaca oleh team S.A.R.

Contoh sederhannya adalah membuat goresan/tebasan pada pohon, sobekan kain atau kertas, juga membuat sebuah isyarat yang dapat menunjukan posisi. Beberapa yang bisa dilakukan selain yang disebutkan tadi yaitu:

Peluit
Peluit adalah salah satu alat yang dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk keluar dari situasi survival. Meniupnya untuk memberikan suatu isyarat dimana letak ketika kita tersesat.

Api
Cahaya yang keluar dari api dapat menarik perhatian. Gunakan ini untuk keluar dari situasi survival. Selain sinarnya, api juga memberikan tanda dengan asapnya ketika siang hari.

Kaca/benda mengkilat
kaca ataupun sejenis barang yang mengkilat dapat memantulkan sinar matahari. Dapat digunakan untuk memberikan tanda.

Kain berwarna
kain yang berwarna mencolok dapat digunakan sebagai tanda untuk keluar dari situasi survival. Kain haruslah yang mencolok warnanya, yang lebih kontras dari warna umum disekitar hutan.

Lampu
Senter ataupun lampu dapat digunakan untuk mencari hubungan dengan team S.A.R. Lebih baik lagi apabila menguasi tanda morse.

Baca juga: Daftar film petualangan dan survival yang perlu Anda tonton

Untuk keluar dari situasi survival haruslah mempunyai tekad yang kuat. Dibutuhkan beberapa keahlian seperti menentukan arah, mengenali daerah sekitar gunung dan meninggalkan jejak yang mudah dikenali oleh team S.A.R.

Kekuatan bertahan hidup, pengetahuan bahan makanan di hutan yang bisa dikonsumsi, pengetahuan cara memperoleh air di hutan juga beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk keluar dari situasi survival ini. Namun yang terpenting adalah bergerak menuju pemukiman masyarakat dan bertemu team S.A.R.